Oded M. Danial/RMOLJabar

rmoljabar Momen perayaan Iduladha tak terlepas dari pembagian hewan kurban. Namun tahun ini terasa berbeda, Pemerintah Kota Bandung memberlakukan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19. Hal ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi penyebaran virus corona.

Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan, pendistribusian daging hewan kurban kepada mustahik menjadi seremonial tahunan umat Islam. Untuk itu dia mengajak agar seluruh warga menjalankan protokol kesehatan dalam pelaksanaan ibadah kurban.

“Harus dijaga betul protokol kesehatan. Masker dipakai dan cuci tangan sesering mungkin,” kata Oded saat meninjau Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Ciroyom, Jalan Arjuna, Kota Bandung, Jumat (31/7). 

Dengan demikian dirinya berharap pada saat pembagian hasil daging kurban, warga dapat menggunakan bahan ramah lingkungan seperti besek dan menghindari penggunaan plastik berlebih.

“Kalau bisa membagikannya misalnya di satu titik harus ada jarak, kalau bisa pake besek,” tuturnya. 

Selain itu, untuk pendistribusian idealnya panitia kurban membagikan langsung hasil daging yang sudah dipotong-potong ke rumah masing-masing warga. Namun jika tidak bisa, pihaknya mewajibkan adanya jaga jarak. 

“Lebih idealnya disampaikan oleh panitia ke rumah, tapi kalaupun tidak bisa ya ga masalah asalkan tadi sudah disiapkan posisi jaraknya harus bagus. Kepada masyarakat budaya antri harus diterapkan, jangan ‘pasedek-sedek’,” ujarnya. 

Sementara itu di tempat terpisah, Kepala DLHK Kota Bandung Kamalia Purbani mengatakan, pihaknya memberikan alternatif pembungkus daging hewan kurban selain plastik. Dia menyebut, macam pembungkus yang termasuk ramah lingkungan dan mudah terurai yaitu daun jati, daun pisang, daun kelapa, daun pandan, dan daun karas. 

“Pendistribusian daging hewan kurban dengan menggunakan kemasan daging yang ramah lingkungan seperti daun pisang, daun jati, kertas dan yang sejenis atau bisa digunakan ulang dan mudah terurai seperti kardus, besek bambu, besek daun pandan dan kemasan lain yang sejenis,” kata Kamalia saat dihubungi.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here