Pembukaan Sekolah Ditunda, Gara-Gara Salat Jumat Pertama Hagia Sophia Jadi Klaster Baru Covid-19

Pembukaan Sekolah Ditunda, Gara-Gara Salat Jumat Pertama Hagia Sophia Jadi Klaster Baru Covid-19

Turki menunda pembukaan sekolah selama tiga pekan ke depan. Pasalnya, muncul klaster Covid-19 baru terkait dengan Salat Jumat pertama di Hagia Sophia pada bulan lalu.


Dikutip dari Turkish Minute, sekolah-sekolah baru akan mulai dibuka kembali pada 21 September secara bertahap. Hal itu dikatakan Menteri Pendidikan Ziya Selcuk pada Rabu (12/8).

Padahal sebelumnya, dalam sebuah konferensi pers, Selcuk mengatakan, Turki berencana membuka kembali sekolah-sekolah secara nasional pada 31 Agustus.

Penundaan pembukaan sekolah terjadi setelah kasus harian Covid-19 melonjak menjadi di atas 1.000 untuk pertama kalinya dalam tiga pekan terakhir. Lonjakan kasus sendiri muncul dari sebuah klaster besar, yaitu Salat Jumat pertama di Hagia Sophia yang dilakukan pada 24 Juli.

Laporan Arab News menyebut, dari 350 ribu jamaah yang menghadiri Salat Jumat tersebut, sekitar 500 di antaranya sudah terinfeksi virus corona baru yang didominasi oleh anggota parlemen dan jurnalis.

Seorang dokter yang tidak disebutkan namanya mengungkap, infeksi yang didapatkan oleh para politisi diketahui ketika mereka menjalani pemeriksaan rutin setiap tiga hari.

Jumlah kasus Covid-19 juga terus melonjak setelah perayaan Idul Adha, yang diiringi dengan puncak musim liburan.

Dengan kondisi ini, para dokter di Turki juga khawatir karena pengujian Covid-19 belum memadai. Penyebaran infeksi bisa semakin meluas sebab Ankara sudah mencabut kuncian pada Juni dan mulai mengizinkan masuknya para wisatawan.

"Jika keadaan terus seperti ini, tidak akan ada orang di rumah sakit yang tidak terinfeksi. Bahkan mungkin ada kekurangan tenaga medis yang mengundurkan diri atau menjadi sakit," ujar seorang dokter.

Hingga saat ini, Turki sudah mencatatkan lebih dari 243 ribu kasus Covid-19 dengan hampir 5.900 di antaranya meninggal.

Salat Jumat pertama di Hagia Sophia sendiri dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Presiden Recep Tayyip Erdogan.

Melonjaknya warga yang menghadiri pembukaan Hagia Sophia kembali menjadi masjid tidak diiringi dengan langkah-langkah pencegahan seperti memakai masker dan mematuhi jarak sosial.