Ilustrasi/Net

rmoljabar Berdasarkan Surat Edaran yang dikeluarkan oleh Kementerian Desa bernomor 8 tahun 2020 bahwa pemeritah desa boleh menggunakan Dana Desa (DD) untuk program percepatan penangualngan Covid-19.

Sayangnya, dana yang ditunggu-tunggu itu belum juga bisa dicairkan oleh pemerintah desa di Kabupaten Pangandaran.

“Belum, DD untuk Kabupaten Pangandaran belum cair dari Pemerintah Pusat,” kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Pangandaran, Hendar Suhendar, melalui pesan singkat kepada Kantor Berita RMOLJabar, Sabtu (4/4).

Pada kesempatan berbeda, Kepala Dinas Sosial Dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Pangandaran, Wawan Kustaman memaparkan bahwa DD boleh digunakan untuk penanggulangan Covid-19.

“Asalkan tidak lebih dari 5 persen dari DD kan, itu boleh digunakan buat penyemprotan disinfektan sampai pengadaan tempat karantina di desa.” ujarnya.

Akibatnya, pemerintah desa di Kabupaten Pangandaran terpaksa menggunakan dana talangan untuk menjalankan program percepatan penanggulangan covid-19.

Diungkapkan Kepala Desa Margacinta Kecamatan Cijulang, Enceng Anwar Solihin, langkah itu terpaksa dilakukan untuk menghindari masalah lebih besar di kemudian hari.

“DD kan belum cair, ya kami gunakan dulu dana talang. Daripada penanggulangan covid-19 tidak dilaksanakan, kan ini malah akan timbul masalah baru,” tandasnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here