Pemkot Bandung Dorong Pengusaha Ritel Prioritaskan Produk Dalam Negeri

Pemkot Bandung Dorong Pengusaha Ritel Prioritaskan Produk Dalam Negeri

Sebanyak 150 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mengikuti pelatihan pengembangan produk, yang digelar oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung di Padepokan Seni Mayang Sunda, Selasa (11/2/).


 

Dengan mengusung tema "Menumbuhkan Ekonomi Kerakyatan melalui Inovasi & Kreativitas UMKM". Pemerintah Kota Bandung mendorong pengusaha ritel untuk memprioritaskan produk dalam negeri khususnya pelaku UMKM.

Kepala Disdagin Kota Bandung, Eli Wasliah mengungkapkan, melalui pelatihan ini, pelaku UMKM diberikan arahan mulai dari pengemasannya sampai bisa diekpsor. Pelatihan tersebut juga memfasilitasi para pelaku usaha khususnya kuliner untuk mendapatkan sertifikat halal.

Menurut Eli, pelaku UMKM sering kali kesulitan mendapatkan sertifikat halal. Pasalnya, banyak persyaratan yang harus dipenuhi.

"Kita fasilitasi 350 pengusaha mendapatkan sertifikat halal. Selain itu, kita juga melakukan uji mutu, mulai dari kedaluwarsa dan komposisi dalam makanan tersebut," katanya.

Sementara itu, Wali Kota Bandung Oded M. Danial mengatakan, kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi. Sehingga perekonomian warga Bandung bisa meningkat.

Oded berpesan kepada peserta supaya menjadi pengusaha yang mempunyai kepribadian yang baik, amanah, skill yang mumpuni dan menjaga komunikasi dengan konsumen.

Menurutnya, menjadi pelaku UMKM perlu kesabaran untuk mengembangkan level usahanya menjadi lebih tinggi. Pelaku UMKM perlu mengetahui potensi dan pemasaran dengan baik.

"UMKM ini harus meningkat, maka kesungguhan dan fokus harus menjadi kunci agar usaha terus berkembang," katanya.