Tono Rusdiantono/RMOLJabar

rmoljabar Pemerintah Kota Bandung siap membantu mahasiswa Wyanta Guna Bandung yang terusir pada Selasa (14/1) kemarin. Pemkot akan menyiapkan tempat tinggal, makanan dan fasilitas lain bagi mantan penghuni BRSPDN Wyata Guna apabila suatu saat diperlukan.

 

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandung, Tono Rusdiantono mengatakan, meskipun Pemkot tidak memiliki kewenangan atas Balai Rehabilitasi Wyata Guna. Pasalnya, kewenangannya ada di Kemensos Republik Indonesia dan Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat.

“Pemkot melalui Pak Wali Kota sudah menyiapkan untuk mengantisipasi kemungkinan ke depan. Saya sudah menyiapkan makanan. Tempat tinggal di Rancacili juga sudah siap dengan fasilitas cukup baik dan bisa dipakai. Tapi karena berbeda kewenangan dan kita tidak bisa ‘masuk’. Kita tunggu dengar aja,” ujar Tono.

Sejak mantan penghuni BRSPDN Wyata Guna memutuskan bertahan di trotoar, Dinsos langsung berkoordinasi bersama dinas terkait yang berwenang di level Pemerintah Provinsi (Pemprov). Hasilnya, masalah BRSPDN Wyata Guna sudah tertangani.

“Sejak tiga hari lalu saya sudah berkoordinasi dengan provinsi. Pemerintah Kota Bandung siap membantu dalam berbagai hal apabila diperlukan. Dan setelah berkoordinasi dengan provinsi bahwa semua sudah selesai dan pemerintah kota diharapkan tidak ada gerakan apapun,” ucap Tono di halaman BRSPDN Wyata Guna, Jalan Pajajaran, Bandung, Rabu (15/1).

Tono mengungkapkan, warga Kota Bandung yang beraktivitas di BRSPDN Wyata Guna tak lebih dari 5 orang. Itupun, tidak ada yang tinggal di tempat tersebut.

“Dari data ada 4-5 orang warga Kota Bandung. Itu pun juga mereka rumahnya dekat. Ada yang mengontrak di belakang, ada yang memijat dan itu jumlahnya sedikit. Mereka sudah terselesaikan,” tegasnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here