Uu Ruzhanul Ulum saat meninjau Desa Cileuksa Kecamatan Sukajaya Kabupaten Bogor/Istimewa

rmoljabar Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum memastikan, pihaknya akan menindaklanjuti aspirasi masyarakat Kabupaten Bogor yang terdampak bencana tanah longsor.

 

“Apa yang diharapkan Pemkab Bogor dan oleh masyarakat, untuk dirapatkan di tingkat provinsi. Dan selanjutnya dilaporkan ke Pemerintah Pusat,” ucap Uu, saat meninjau Desa Cileuksa, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Rabu (15/1).

Berdasarkan laporan Bupati Bogor, kata Uu, 11 desa di Kecamatan Sukajaya diperkirakan sudah tidak bisa dihuni kembali. Oleh karena itu, relokasi ribuan Kepala Keluarga (KK) di 11 desa tersebut menjadi salah satu solusi untuk diupayakan.

“Disaat saya bertanya kepada Ibu Bupati dan masyarakat yang terkena bencana. Masalah makan terpenuhi, masalah pakaian ada yang bantu, kesehatan ada yang bantu. Tetapi, terlalu lama di sini selama kurang lebih 14 hari, banyak yang sakit terutama anak-anak,” katanya.

Dikatakan Uu, pihaknya akan menggelar rapat bersama Pemerintah Pusat dan Pemkab Bogor untuk membahas rencana relokasi tersebut.

“Maka, yang diminta adalah masalah perumahan. Di mana solusinya, secara bertahap, pertama, mencari rumah untuk disewa. Karena terlalu lama di sini. Setelah itu, kita akan lakukan upaya relokasi. Apa yang disampaikan ibu bupati akan ditindaklanjuti,” tuturnya.

Uu pun meminta kepada para relawan untuk memerhatikan tempat ibadah di pengungsian.

“Kemudian yang minta diperhatikan toilet dan lain-lain. Berbagai pihak sudah bekerja sama. Semua sudah komplet, pentahelix sudah berjalan di tempat ini,” tandasnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here