Enther Nizar/RMOLJabar

rmoljabar Pemuda Pancasila Kabupaten Majalengka tegas menolak Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) yang sedang diusulkan DPR.

Hal itu ditegaskan Ketua MPC PP Majalengka, Enther Nizar disela pertemuan dengan sejumlah elemen pemuda setempat.

Enther menyampaikan, selama ini Pancasila sudah terbukti menjadi alat pemersatu bangsa, sehingga tidak perlu diutak-atik lagi. Dari awal berdirinya bangsa ini  kata dia, Pancasila sudah menjadi dasar negara.

“Pancasila sebagai dasar negara tidak bisa di ganggu gugat,” ujar Enther kepada Kantor Berita RMOLJabar, Selasa (30/6).

Sikap itu, lanjut Enther, sesuai petunjuk dari Majelis Pimpinan Nasional (MPN) dan Wilayah yang menyebutkan pembahasan RUU HIP harus ditolak untuk diteruskan. Apalagi TAP MPRS Nomor 25 tahun 1965 hingga kini belum dicabut, sehingga sambung enther, pemerintah melarang semua hal yang berbau komunisme.

Menurutnya, tidak ada alasan untuk merubah Pancasila. Jika dirubah, kata Enther, justru berpotensi melahirkan kembali ajaran komunisme.

“Pemerintah dan DPR RI segera mencabut RUU HIP. Akan lebih baik bila energi bangsa ini dipergunakan untuk menyelesaikan segala permasalahan bangsa yang lebih urgen, seperti wabah Covid-19 yang saat ini perlu perhatian dari semua eleman bangsa,” tandasnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here