Djoko Tjandra ditangkap/Net

rmoljabarPenangkapan Djoko Tjandra yang merupakan terpidana kasus pengalihan hak tagih (cassie) Bank Bali harus jadi momentum bagi pemerintah melalui para penegak hukum di tanah air untuk mengembalikan kekayaan negara yang dijarah para koruptor dan kameradnya.

Demikian pernyataan Sekretaris Jenderal DPP Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), M Ageng Dendy Setiawan, dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (1/8).

“Bisa dikatakan yang dilakukan Djoko Tjandra adalah kejahatan kerah putih yang merugikan keuangan negara. Harapannya, hasil kejahatannya bisa disita untuk negara,” katanya.

Penangkapan Djoko Tjandra ini, lanjut Dendy, juga bisa menjadi momentum bagi seluruh aparat penegak hukum baik kepolisian, KPK, maupun kejaksaan untuk memperkuat sinergitas membongkar kasus dan jejaring koruptor kelas kakap.

Selain itu, PPATK dan semua instrumen pemeriksa keuangan juga diharpakan bisa ikut mengungkap jejaring dan aliran dana yang melibatkan Djoko Tjandra.

“Ini momentum untuk semua aparat penegak hukum serta PPATK untuk bekerja sama mengungkap kasus besar Djoko Tjandra. Penangkapan ini diharapkan menjadi awal bangkitnya aparat penegak hukum yang berintegritas”, demikian Dendy menutup.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here