Pengamat Ekonomi: PEN Harus Diiringi Sosialisasi Yang Masif Dari Pemerintah

Pengamat Ekonomi: PEN Harus Diiringi Sosialisasi Yang Masif Dari Pemerintah
Acuviarta Kartabi/Net

Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di tengah pandemi Covid-19 harus dibarengi dengan sosialisasi yang masif dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar). Hal tersebut perlu dilakukan agar PEN menuai kesuksesan dalam pelaksanaannya.


Pengamat Ekonomi Universitas Pasundan Acuviarta Kartabi menjelaskan, program PEN perlu adanya dorongan yang massif dari Pemprov Jabar dalam pelaksanaannya. Karena pada pelaksanaannya, para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) belum mengetahui berbagai program dari pemerintah.

"Saya melihat masyarakat belum tahu, hal yang paling penting adalah bagaimana membantu ketidaktahuan masyarakat," jelas Acuviarta, Selasa (15/9).

Selain itu, perlu penguatan dan kemudahan bagi para pelaku UMKM dalam mengurus tahapan perizinan dan instrumen penunjang lainnya. Karena hal tersebut dapat memudahkan para pelaku UMKM dalam mengembangkan dan menggerakkan perekonomian di Jabar.

"Hal ini bisa memudahkan usaha mikro berkembang dan menggerakkan perekonomian Jabar," imbuhnya.

Dengan demikian, para pelaku UMKM dapat memasarkan produk-produk yang dihasilkan dengan mudah. Ia berharap Pemprov Jabar dan daerah bisa ikut berperan aktif dalam memberikan edukasi tentang hal tersebut.

"Karena tanpa dorongan pemerintah program PEN akan sulit terwujud dan menghambat pada pelaksanaannya," pungkasnya.