Ilustrasi/Net

rmoljabarPolitisi Partai Golkar Agung Yansusan menilai banyaknya pihak yang mengabaikan anjuran pemerintah seperti tidak berkerumun dan menerapkan protokol kesehatan karena pemahaman yang salah.

Agung memandang sejauh ini masih ada masyarakat yang beranggapan jika pandemi virus corona (covid-19) merupakan kisah fiktif sehingga nekad beraktifitas seperti biasa termasuk di Kabupaten Bandung.

“Banyak yang tetap berkeliaran tak gunakan masker, ada yang pake masker tapi dijadikan kalung saja, minimnya tempat cuci tangan di tempat fasilitas umum, di pasar tradisional dan modern,” ungkap Agung, Kamis (21/5).

Jelang Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah, dalam pengamatan Agung situasinya lebih memprihatinkan. Seolah tak takut dengan ancaman covid-19 mayoritas masyarakat rela berdesak desakan untuk berbelanja.

“Penanganan covid 19 didaerah bukan lockdown, tapi PSBB. Jadi sebetulnya keluar rumah dengan kondisi darurat masih boleh tapi menerapkan protokol kesehatan,” ucap Anggota DPRD Kabupaten Bandung itu.

Agung pun menyarankan agar ada upaya lain untuk mengedukasi warga agar lebih disiplin mengikuti setiap aturan dan anjuran penanganan pandemi covid-19 maupun soal skema PSBB yang kini tengah berjalan.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here