Penyemprotan Disinfektan/Istimewa

rmoljabar Pemerintah Indonesia terus mengumumkan jumlah pasien positif terpapar wabah virus corona (Covid-19). Saat ini, jumlah pasien positif terus mengalami peningkatan yang cukup pesat. Pertanggal 26 Maret 2020, jumlah pasien positif Covid-19 sudah mencapai angka 893 orang.

Sebagai upaya pencegahan memutus rantai wabah corona, pemerintah telah berusaha melakukan berbagai macam cara. Salahsatunya yaitu melakukan penyemprotan disinfektan.

Untuk itu, Rumah Yatim area Jawa Barat turut serta membantu pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19 dengan melakukan penyemprotan cairan disinfektan di berbagai tempat umum, seperti di perkantoran dan tempat ibadah.

Kegiatan penyemprotan yang sudah berlangsung sejak Minggu (22/3) kemarin, Rumah Yatim area Jawa Barat telah melakukan pembersihan dan penyemprotan disinfektan di sejumlah tempat ibadah dan rumah warga yang tersebar di wilayah Kota Bandung.

Pagi tadi misalnya, Rumah Yatim area Jawa Barat memulai penyemprotan di pemukiman warga di RT 01 RW 04 Kelurahan Lingkar Selatan, Kecamatan Lengkong dan di tiga masjid yang terletak di Jalan Lemah Hegar RT 04 RW 04, Kelurahan Sukapura, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung, Kamis (26,3).

“Rumah Yatim Jabar mulai penyemprotan sejak minggu di beberapa lokasi, di mulai dari asrama, kantor kas Rumah Yatim di Kota Bandung, masjid-masjid, dan rumah warga. Dengen menerjunkan 5 orang yang terdiri dari 2 orang penyemprot dan 3 orang lainnya tim pembersih,” tutur Staff Pemberdayaan Rumah Yatim, Irwan Alfaruk.

Penyemprotan yang dilakukan Rumah Yatim area Jawa Barat, kata dia, sesuai dengan permintaan dari warga maupun mitra Rumah Yatim. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi bentrok dengan jadwal penyemprotan yang dilakukan pemerintah setempat.

“Kita mendapat info dari mitra Rumah Yatim, ada beberapa yang meminta untuk di semprot, salahsatunya Kecamatan Kiaracondong. Artinya kita mendatangi sesuai dengan permintaan-permintaan, karena takutnya kita bentrok dengan penyemprotan yang sudah di lakukan oleh pemerintah,” imbuhnya.

Untuk penyemprotan ini, kata Irwan, akan berlangsung hingga wabah corona mereda. Sehingga bagi masyarakat yang ingin dilakukan penyemprotan bisa mengajukan langsung ke Rumah Yatim.

Melalui kegiatan tersebut, sebagai bentuk ikhtiar Rumah Yatim untuk selalu waspada dan siaga terhadap wabah virus corona. Untuk itu, Irwan berharap upaya ini bisa mencegah penularan Covid-19.

“Mudah-mudahan upaya dari Rumah Yatim bisa mencegah penyebaran, dan diharapkan masyarakat melakukan antisipasi diri yaitu dengan mengikuti arahan dari pemerintah, seperti mengurangi aktivitas di luar,” tuturnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here