Rayakan HUT RI ke-75 Dengan Sederhana Tanpa Mengurangi Esensi

Masyarakat diimbau untuk merayakan Hari Ulang Tahun ke-75 Republik Indonesia secara sederhana tanpa mengurangi esensi dari kemerdekaan. Mengingat, saat ini Indonesia masih dalam situasi pandemi Covid-19.


Demikian disampaikan Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Sekretariat Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Hermansyah, di GOR Saparua, Kota Bandung, Kamis (13/8).

"Jadi karena ini situasinya berbeda, kemeriahan itu bukan tidak bisa dirasakan, saya rasa caranya saja yang harus berbeda dengan tahun tahun sebelumnya," ucap Hermansyah,

Namun ia mengingatkan, pemasangan bendera Indonesia di masing-masing rumah tetap menjadi suatu keharusan.

"Menurut ederan yang sudah disampaikan itu mulai dari awal Agustus hingga akhir Agustus nanti sebenarnya harus di pasang," ungkapnya.

"Kemudian umbul umbul di pintu gerbang seperti tahun sebelumnya juga di masing masing kampung, masuk jalan jalan di Rt/Rw mungkin seperti itu masih bisa dilaksanakan oleh masyarakat. Saya rasa dengan melaksanakan itu semua kemeriahaan HUT RI hari ini masih bisa kita rasakan," tambahnya.

Menurutnya, terpenting dalam perayaan HUT RI ke 75 nanti adalah masrayakat bisa khidmat saat dikumandangkannya lagu Indonesia Raya dan pembacaan teks proklamasi.

"Nah nanti ada suara sirine yang kita dengarkan dimanapun berada kita mengambil sikap sempurna, siap dan berhenti melakukan aktifitas aktifitas lain selain kita berdiri dengan sikap sempurna itu sampai dengan sirine berakhir atau ketika ada mendengarkan lagu Indonesia raya sampai dengan selesai lagu itu," tandasnya.