Menteri BUMN Erick Thohir (tengah)/Net

rmoljabar Menteri BUMN Erick Thohir menyambut baik langkah pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang akan menempatkan uang negara di Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) sebagai upaya percepatan pemulihan ekonomi nasional.

Dilansir dari Kantor Berita Politik RMOL, penempatan tersebut dinilai Erick sebagai sebuah kepercayaan pada BUMN yang telah menjadi sepertiga dari pergerakan ekonomi nasional.

“Dipastikan apa yang kita sudah lakukan selama ini selalu memastikan UKM yang ada di pedesaan dan di perkotaan menjadi hal yang harus dipastikan agar bergulir kembali atau direlaksasi,” ujar Erick Thohir saat memberikan keterangan pers usai mengikuti Rapat di Kantor Presiden, Provinsi DKI Jakarta, Rabu (24/6).

Menurutnya, korporasi juga akan menjadi bagian penting dalam kebijakan tersebut. Asalkan, mereka sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, yaitu mempunyai track record yang baik di perbankan dan merupakan industri padat karya.

“InsyaAllah kami Kementerian BUMN bersama Himbara ingin memastikan kepastian daripada pemulihan ekonomi berjalan dengan baik,” tegas pria yang kini akrab disapa Etho seperti dikutip laman Setkab, Kamis (25/6).

Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan, landasan hukum dari melakukan penempatan dana di bank umum diatur dalam UU Perbendaharaan 1/2004 dan dengan UU 2/2020 serta PP 39/2007.

Maka itu, Menkeu telah bersurat pada Gubernur Bank Indonesia (BI) untuk menggunakan dana pemerintah yang memang ada di BI untuk dipindahkan kepada bank umum nasional.

”Tujuannya seperti Bapak Presiden tadi tekankan khusus untuk mendorong ekonomi dan sektor riil agar kembali pulih. Jadi ini adalah agar bank segera dan terus mengakselerasi pemberian kredit dan berbagai upaya untuk pemulihan-pemulihan sektor riil,” ungkap Menkeu.

Penempatan dana pemerintah di bank umum tidak boleh, menurut Menkeu, karena ada dua larangan yaitu uang tersebut tidak boleh untuk membeli Surat Berharga Negara dan tidak boleh untuk transaksi valuta asing atau pembelian valuta asing.

Ia menegaskan, dana tersebut memang khusus untuk mendorong ekonomi sektor riil.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here