Ridwan Kamil Jadi Relawan Vaksin Covid-19, Pengamat: Dilematis

Keikutsertaan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menjadi relawan uji klinis vaksin Covid-19 dinilai dilematis.


Disatu sisi, uji vaksin akan berisiko pada kondisi kesehatan. Namun, disisi lainnya dapat meningkatkan reputasinya sebagai pemimpin.

“Memang dilematis, gubernur sebagai pejabat publik tak seharusnya memaksa menjadi relawan uji klinis, karena menanggung beban resiko kesehatan," kata Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah saat dihubungi, Jumat (14/8).

"Tetapi dari sisi politis ini menguntungkan, karena bisa meningkatkan reputasi pejabat publik yang menjadi keteladanan,” imbuh Dedi.

Menurutnya, keikutsertaan pejabat publik dalam uji klinis vaksin Covid-19 cukup apresiatif, karena pejabat publik akan dijadikan tauladan masyarakat.

“Meskipun beresiko kesehatan, tapi paling tidak ini menandai kesungguhan dalam mengupayakan penanganan pandemi,” katanya.

Kendati demikian, jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan atau tak sesuai harapan, tidak ada yang bisa disalahkan karena hal tersebut merupakan risiko terbesar relawan.

“Kita tidak berharap ada resiko buruk, tetapi jika terjadi hal yang tidak diinginkan, maka tidak ada yang bisa disalahkan karena bersifat sukarelawan,” tandasnya.