Ridwan Kamil/Ist

rmoljabar Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menerangkan, ketentuan dalam penerapan new normal saat ini masih disiapkan. Akan tetapi, dirinya memastikan akan ada sanksi bagi para pelanggar aturan dalam skema tersebut.

Emil sapaan Ridwan Kamil menjelaskan, sanksi yang disiapkan pihaknya adalah berupa denda kepada pribadi maupun bagi pelaku kegiatan ekonomi.

“Kalau dulu istilahnya kita sudah lewat masa hanya mengimbau, masuklah kategori denda, ini kan denda sudah dilakukan di beberapa tempat, denda kepada pribadi maupun denda kepada pemilik toko, itu yang penting harus ada surat pernyataan supaya nanti kalau melanggar bisa ditutup karena dia tidak patuh. Nominalnya nanti kita sosialisasikan,” ucap Emil, Rabu (27/5).

Emil mengatakan, Presiden Joko Widodo sudah memberikan instruksi khusus kepada Kapolri dan Panglima TNI untuk memobilisasi anggotanya untuk mengawasi secara ketat di daerah percobaan yang diizinkan untuk menerapkan fase new normal. Daerah tersebut adalah Sumatera Barat, Jawa Barat, DKI Jakarta dan Gorontalo.

Nantinya, lanjut Emil, dalam skema new normal semua kegiatan masyarakat akan dijaga ketat oleh pihak kepolisian dan TNI.

“Ini akan dikawal oleh TNI dan Polri selama 14 hari, jadi Pak Presiden sudah memberikan tugas kepada Panglima TNI dan Kapolri untuk memobilisasi TNI dan Polri di empat provinsi percobaan ini, jadi Alhamdulillah kita masuk kategori yang diberi kebaikan ini,” ungkapnya.

“Oleh karena itu, nanti Pak Pangdam dan Pak Kapolda akan melakukan simulasi-simulasi di pasar tradisional yang memang cenderung lebih repot,” tambahnya.

Emil pun berharap, masyarakat bisa mematuhi protokol pencegahan Covid-19 saat penerapan new normal.

“Kita fokus mengedukasi tentang tata cara normalitas baru karena terkendalinya Jabar akan terganggu kalau dalam normalitas baru ada euforia orang seolah-olah normal yang lama, kalau normal yang lama itu kan bisa ke toko lagi, sekolah lagi tapi gak pakai masker, tidak menjaga jarak, dan gak mau ngantri nah itu akan membahayakan prestasi kita,” tandasnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here