Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil/RMOLJabar

rmoljabar Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyebut, ada dua poin penting yang dihasilkan dari Rapat Terbatas (Ratas) bersama Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo melalui video conference di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (24/3) kemarin.

Pertama, cicilan ke bank untuk masyarakat ekonomi menengah bawah bisa di tunda selama satu tahun. Kedua, ujian nasional (UN) untuk tahun 2020 ditiadakan.

“Hubungi bank masing-masing untuk teknis penjabarannya,” tulis Emil, sapaan akrabnya, dalam akun resmi Instagramnya, Rabu (25/3).

Lebih lanjut, Emil mengungkapkan, keputusan pemerintah pusat menghapuskan UN di tengah pandemi corona, merupakan sikap yang bijak.

“Keputusan pemerintah pusat untuk meniadakan UN 2020 kita sambut baik karena pada dasarnya situasi darurat ini menyebabkan logika formal, kegiatan formal walaupun rutin terkendala segala situasinya,” ungkapnya.

Saat ini, kata Emil, Dinas Pendidikan di tingkat kota/kabupaten dan provinsi masih menunggu pengganti dari UN. Keputusan UN dihapus ini karena diprediksi wabah virus corona masih akan terus terjadi hingga April atau saat pelaksanaan UN.

“Salah satu opsinya akumulasi nilai rapor tanpa ada lagi format ujian seperti opsi lain. Jadi kami kira itu keputusan yang bijak, dan kami akan sampaikan kepada murid dan siswa didik dan orang tua,” tandasnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here