Jubir Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Garut, Ricky Rizki Darajat/RMOLJabar

rmoljabar Khawatir adanya penyebaran virus corona pasca satu warga ditetapkan positif terinfeksi Covid-19, Bupati Garut Rudy Gunawan meminta Camat Wanaraja melakukan pembatasan aktivitas di pasar setempat.

Pembatasan aktivitas di Pasar Wanaraja sendiri bukan tanpa alasan. Pasalnya, pasien yang positif dalam pengakuannya telah beberapa kali mengunjungi pasar tersebut.

Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Garut, Ricky Rizki Darajat menerangkan, sesuai kesepakatan dengan Iwapa (Ikatan Warga Pasar), Pasar Wanaraja akan tetap dibuka.

Kendati demikian, lanjutnya, aktivitas jual beli di pasar tersebut dibatasi, termasuk menerapkan persyaratan seperti pemakaian masker, dan menjaga kebersihan antara penjual dan pembeli. 

Selain itu, jalur pengunjung pun akan dibagi dua antara yang masuk dan keluar dibedakan. Pengunjung pasar juga tidak diperkenankan membawa anak dan balita. 

“Sebelum pengunjung masuk dilaksanakan pengecekan suhu dan APD (Alat Pelindung Diri) oleh Tim Dinkes,” kata Ricky, dalam keterangan yang diterima Kantor Berita RMOLJabar, Kamis (2/4).

Selain menyediakan hand sanitizer dan sabun pencuci tangan, terang Ricky, pihaknya akan mengatur jarak fisik dan waktu transaksi selama 15 menit.

Ricky mengimbau masyarakat mematuhi anjuran pemerintah saat keluar rumah dengan memastikan kondisi tubuh dalam keadaan sehat. Sebab, pola penyebaran corona saat ini berubah. 

“Orang yang tidak punya gejala apapun bisa terkena,” ujarnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here