Sebelum Pilkada 2020 Digelar, Lockdown Bisa Jadi Alternatif Tekan Angka Penyebaran Covid-19

Sebelum Pilkada 2020 Digelar, Lockdown Bisa Jadi Alternatif Tekan Angka Penyebaran Covid-19
Ilustrasi Lockdown/Net

Banyak pihak meminta kepada Presiden Joko Widodo untuk menunda penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) karena kasus pandemi Covid-19 semakin memburuk di Indonesia.


Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah menilai bahwa lockdown atau karantina wilayah di seluruh Indonesia masih memungkinkan untuk membatasi penyebaran virus corona.

Namun demikian, kata Dedi, jika pemerintah pusat berani melakukan karantina wilayah di seluruh Indonesia sebelum pelaksanaan Pilkada 2020 pada awal Desember, maka pemerintah benar-benar rela kehilangan ekonomi untuk sementara waktu.

"Lockdown masih mungkin menjadi alternatif, selama pemerintah benar-benar rela kehilangan ekonomi sementara waktu untuk membebaskan diri dari pandemi ini," ujar Dedi Kurnia Syah seperti diberitakan Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (16/9).

Jika pemerintah masih memprioritaskan ekonomi di atas kesehatan, maka Dedi mengaku tidak ada lagi harapan dari kebijakan tersebut.

"Tetapi selama orientasi ekonomi masih dianggap prioritas di atas kesehatan, maka tidak banyak yang bisa kita harapkan dari kebijakan yang demikian," pungkas Dedi.