Unjuk rasa tolak RUU HIP/RMOLJabar

rmoljabar Aksi penolakan atas pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) terus terjadi di Kabupaten Karawang. Kali ini, unjuk rasa menolak pembahasan RUU tersebut dilakukan sejumlah Ormas di depan gedung DPRD Kabupaten Karawang.

Salah seorang orator yang juga Ketua LSM Lodaya Karawang, Nace Pemana mengatakan, Pancasila merupakan konsensus para pendiri bangsa termasuk para ulama. Maka dari itu, pihaknya tegas menolak adanya RUU HIP.

“Kalau hari ini ada yang mau mengutak atik Pancasila menjadi Trisila lalu diperas lagi menjadi Ekasila, kita ridho tidak?,” ucap Nace dalam orasinya saat bertanya kepada peserta unjuk rasa, Jumat (3/7).

Pihaknya mengaku mendukung keputusan MUI yang menolak RUU HIP dan siap berjihad jika Pancasila diutak atik. “Kita mendukung keputusan MUI yang menolak RUU HIP dan kita siap berjihad jika DPR masih ngotot mengutak atik Pancasila,” singkatnya.

Setelah melakukan unjuk rasa, sejumlah perwakilan massa diterima langsung Ketua DPRD Kabupaten Karawang Pendi Anwar. Sebagai legislator dari Partai Demokrat, Pendi mengaku akan menyampaikan aspirasi para peserta aksi.

“Selaku Ketua DPRD akan menerima serta menyampaikannya kepada pemerintahan serta dari Fraksi Demokrat akan mengajak seluruh rakyat Kabupaten Karawang menolak,” ujar Pendi.

Pendi menyatakan, RUU HIP seharusnya tidak hanya ditangguhkan pembahasannya, tetapi harus dicabut dan tidak disahkan.

“Maka untuk itu kita sama mencintai Pancasila sebagai dasar serta sumber dari segala Sumber hukum”, pungkasnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here