Objek wisata Kawah Putih/ ist

rmoljabar Seperti diketahui sektor pariwisata adalah salah salah satunya sektor yang paling merasakan dampak dari Pandemi Covid-19, berdasarkan data Kemenparekaf per 25 Maret, penurunan industri pariwisata berlangsung sangat signifikan.

Sehingga pembenahan Industri pariwisata yang mengalami penurunan signifikan akibat virus corona ini memerlukan waktu. Oleh karenanya seluruh stakeholder terkait diminta bersinergi merumuskan kebijakan sekaligus membuat mitigasi agar siap ketika pandemi usai.

Hal ini mengemuka dalam rapat koordinasi melalui video confrence antara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI bersama Kepala Dinas Pariwisata Provinsi seluruh Indonesia akhir pekan lalu.

“Bahwa pemerintah daerah diminta untuk membuat rencana mitigasi dampak corona bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif  di daerah,” Demikian disampaikan Sekretaris Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI (Kemenparekraf) Giri Adnya mewakili Menteri Parekraf dalam arahannya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat, Dedi Taufik mengatakan, dalam rapat tersebut, pihak kementerian menyebut ada tiga poin dalam rencana mitigasi dampak corona sesuai dengan standar World Tourism Organization (UNWTO).

“Pada tahap I masa tanggap darurat di bulan Mei sampai 29 Mei, lalu tahap II pemulihan pasca pandemik covid-19 berlangsung pada Juni sampai Desember 2020, kemudian tahap normalisasi berlangsung pada Januari hingga Desember 2021,” ujar Dedi.

Menurutnya hal itu menjadi semacam panduan di luar dari kebijakan pembenahan di berbagai sektor.

“Tapi semua bergantung situasi yang berkembang. Tentu kami berharap pandemi pandemi ini berakhir dengan cepat. Pemerintah pusat dan daerah sedang mengupayakannya,” sambungnya.

Dalam rapat koordinasi, ia mengaku sudah menyampaikan program dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, khususnya kebijakan yang diambil Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Di antaranya membuat sistem informasi terintegrasi berkaitan penanganan virus corona bernama Pikobar.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here