Ilustrasi/Net

rmoljabar Pemerintah Kabupaten Cirebon akan memberikan sanksi tegas berupa pencabutan usaha bagi para pemilik yang nekat membuka tokonya menjelang lebaran.

Karena, dengan dibukanya toko tersebut akan mengundang kerumunan oranf dan itu melanggar pemberlakuan Penerapan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Begitu dikatakan Juru Bicara Gugus Tugas Covid 19 Kabupaten Cirebon, Nanan Abdul Manan saat dikonfirmasi melalui sambungan selulernya, Jumat (22/5).

Nanan menegaskan, penegakan disiplin dan sanksi akan melalui cara-cara yang persuasif dengan teguran lisan terlebih dahulu. Jika masih melakukan kesalahan yang sama, maka pihaknya akan memberikan teguran secara tertulis, dan jika tetap nekat juga akan diberikan sanksi pencabutan izin usaha.

“Jika ada pelaku usaha yang nekat membuka tokonya sehingga menimbulkan kerumunan masyarakat dan tidak menerapkan protokol pencegahan Covid 19, Pemkab Cirebon tidak segan untuk mencabut Izin usahanya,” tegasnya

Nanan berharap, pelaku usaha yang ada di Kabupaten Cirebon mendukung upaya Pemerintah dengan menaati peraturan PSBB dalam melindungi masyarakat dari bahaya mematikan virus asal China itu

“Kami berharap para pelaku usaha mendukung upaya Pemerintah dalam melawan Covid 19,” demikian Nanan.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here