Lalulintas Kota Garut/RMOLJabar

rmoljabarImbauan pemerintah soal social daistance masih belum di taat oleh semua warga Kabupaten Garut.

Pantauan Kantor Berita RMOLJabar, jalan-jalan protokol masih ramai, pertokoan pun masih banyak yang buka dan dikunjungi konsumen.

Imbauan tak beraktifitas di luar rumah dari Bupati Garut dinilai warga tak disertai solusi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari mereka. Salah satunya disampaikan oleh Eko Sanjaya (29) salah satu marketing perumahan. Menurut Eko,  ia masih melakukan aktivitasnya seperti biasa karena terpakasa.

“Kalau takut sih takut (terpapar virus korona) tapi ya mau gimana lagi kalau ga kerja ga bisa makan,” ucapnya, Senin (23/3).

Sama halnya dengan Ian Sopian (45) warga Tarogong Kaler yang juga masih beraktivitas seperti biasa. Menurutnya, ia yang bekerja serabutan dan saat ini masih narik becak.

“Kalau saya ga narik ya saya ga dapat uang, sementara saya saat ini tidak bisa makan kalau saya tidak narik,” katanya.

Kemarin, Minggu (22/3) Bupati Garut Rudy Gunawan mengimbau masyarakat untuk tidak banyak beraktivitas di luar rumah. Rudy juga memerintahkan jajarannya (Satpol PP) berkoordinasi dengan TNI dan Polri untuk melakukan penjagaan di perbatasan.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here