Stadion Si Jalak Harupat/Net

rmoljabar Stadion utama Si Jalak Harupat (SJH) yang berada di Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, akan dijadikan lokasi rapid test massal virus corona (covid-19) untuk area Bandung Raya.

Bupati Bandung Dadang M Naser menyebut, kepastian SJH akan dimanfaatkan dalam upaya pencegahan covid-19 itu setelah pihak Pemkab Bandung mendapatkan informasi dari pihak Pemprov Jawa Barat.

“Hari ini (Minggu, 22 Maret) baru tahap persiapan. Besok pihak Pemprov akan membahas terkait teknis dan mekanisme pelaksanaannya,” ungkap Dadang dalam keterangannya kepada sejumlah wartawan.

Dari informasi yang diterima Dadang, rencananya tes massal untuk mengetahui warga yang terpapar virus itu akan dilakukan melalui sistem ‘drive through’. Artinya yang akan menjalani tes tak turun dari kendaraan.

“Diperkirakan ribuan orang akan mengantri pada waktunya nanti. Untuk mekanisme drive through atau alur lalu lintas kendaraan akan dibantu jajaran TNI dan Polri,” ungkap lelaki yang lebih akrab disapa Kang DN itu.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu mengaku belum bisa memastikan terkait berapa lama tes massal covid-19 itu akan berlangsung. Karena untuk satu orang yang di tes, hasilnya akan keluar dalam 10 menit.

“Jika positif diisolasi, jika negatif boleh pulang. Tapi kita berbicara tentang ribuan orang, tentunya tidak bisa dipastikan berapa hari tesnya akan berlangsung. Sekali lagi hari ini masih tahap persiapan,” tegasnya.

Terkait 3 warga Kabupaten Bandung yang dinyatakan positif, pihaknya melalui Dinkes telah melakukan langkah represif seperti melakukan penyemprotan disinfeksi di lokasi radius lima rumah dari titik terpapar.

“Warga tidak perlu panik tapi, waspada. Hindari kerumunan, tingkatkan daya tahan tubuh dengan makan sayur dan buah dan mengisolasi diri sendiri. Insyaa Allah bila semua berperan bisa memutus mata rantai covid-19 di Kabupaten Bandung,” tandasnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here