Tersangka Suap Meikarta, Iwa Karniwa/RMOLJabar

rmoljabar Mantan Sekretaris Jawa Barat, Iwa Karniwa dituntut 6 tahun penjara atas kasus suap Megaproyek Meikarta. Selain itu, dia dituntut membayar denda Rp400 juta dengan subsider 3 bulan kurungan.

Tuntutan tersebut disampaikan Jaksa Penuntut Umum KPK, Kiki Ahmad Yani dalam persidangan dengan agenda pembacaan tuntutan di Pengadilan Negeri Kelas 1A Bandung, Jalan L.R.E.E Martadinata, Senin (24/2).

“Kami penuntut umum dalam perkara ini menuntut supaya majelis hakim PN Tipikor Bandung memutuskan. Pertama, menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi,” tuturnya dalam persidangan.

Jaksa meyakini terdakwa Iwa melanggar Pasal 12 huruf a UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana dalam UU No 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU No 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Menurutnya, apabila terdakwa belum bisa membayar denda Rp400 juta selama satu bulan pasca tuntutan, harta bendanya dapat disita dan dilelang. Namun, jika harta benda yang dimiliki belum mencukupi, maka dipidana dengan kurungan penjara satu tahun penjara.

Ia mengatakan, berdasarkan rangkaian fakta hukum yang ada dapat disimpulkan terdakwa telah menerima hadiah sebesar Rp 400 juta. “Berdasarkan analisa yuridis dari fakta hukum, unsur menerima hadiah atau janji telah terbukti dan terpenuhi secara sah menurut hukum,” tuturnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here