Ilustrasi PKS/RMOLNetwork

rmoljabar Sampai hari ini gejala bakal munculnya tiga pasangan calon di kontestasi Pemilihan Bupati (Pilbup) Bandung yang akan digelar 9 Desember mendatang masih begitu kuat.

Begitu pandangan Pemerhati Politik dan Kebijakan Publik sekaligus Sesepuh Kabupaten Bandung, Tavinur S Ramadhani dalam keterangan tertulisnya, Rabu (29/7).

Tavinur mencatat, tiga pasangan adalah ada Kurnia-Usman diusung Golkar dan mungkin Gerindra akan merapat. Lalu Yena Masoem-Atep Rizal yang akan diusung PDI P-PAN.

“Kemudian yang teranyar dan yang paling mengejutkan (eks kader Golkar) Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan diusung poros koalisi PKB- Nasdem-Demokrat,” ujarnya.

Sementara PKS, menurut Tavinur, nampaknya kalah cepat menangkap peluang sehingga tersandera dengan kesendiriannya. Namun ‘janur kuning’ belum tertancap sempurna.

“Jalan menuju pintu pendaftaran masih cukup tersedia. Mampukah PKS melakukan akrobat politik sehingga memecah koalisi partai yang telah terbangun?,” kata Tavinur.

Manuver politik PKS, lanjut Tavinur, yang tengah ditunggu. Termasuk kemungkinan PKS mengesampingkan ideologis dan orientasi partai dengan pragmatisme politik.

“(Mungkin saja) PKS merapat ke salah satu pasangan tanpa menempatkan kadernya. Jika PKS mampu membangun konfigurasi pasangan keempat peta politik di Pilkada di tahun ini akan sangat dinamis,” pungkasnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here