Razia Polisi Pangandaran Di Malam Takbiran/RMOLJabar

rmoljabar Euphoria masyarakat Pangandaran menghadapi hari raya iedul fitri cukup tinggi. Akibatnya, ratusan warga mulai turun ke jalan meski tidak bergerombol.

Dalam pandemi Covid-19 yang mewajibkan masyarakat di Kabupaten Pangandaran untuk menggunakan masker, kesadaran warga mulai berkurang.

Dampaknya, ratusan warga terjaring razia penggunaan masker dan terpaksa harus menerima hukuman pus up dari para petugas gabungan yang melakukan sweeping.

Kendati demikian, kegiatan takbir keliling yang lazim dilakukan warga setiap hari raya tiba intensitasnya cukup rendah. Bahkan, mesjid masih terlihat sepi.

“Ada seratus orang yang terjaring razia. Rata rata dari mereka ketika ditanya bilangnya lupa.” Jelas Kapolsek Pangandaran Kompol Suyadhi kepada Kantor Berita RMOLJabar Sabtu (23/5).

Kepatuhan masyarakat terhadap himbauan dalam melaksanakan takbiran, kata Kompol Suyadhi Cukup tinggi. Namun, dalam penggunaan masker kesadarannya berkurang 90 persen.

“Kalau pelaksanaan takbiran, kami sudah memberikan himbauan kemarin. Dan ini dipatuhi sehingga takbiran dan penggunaan petasan masih nihil,” pungkasnnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here