Penutupan Objek Wisata Konservasi Kura-kura Belawa/RMOLJabar

rmoljabar Pagebluk virus corona baru (Covid-19) memaksa pemerintah menutup berbagai ruang publik sebagai upaya mempersempit dan menghentikan penyebaran pandemi global tersebut.

Pasca terbitnya Surat Edaran dari Bupati Cirebon, berbagai fasilitas publik pun ditutup, mulai dari sekolah, stadion, taman kota, alun-alun kecamatan hingga destinasi wisata.

Sekretaris Objek Wisata Konservasi dan Edukasi Kura-kura Belawa, Duliman (50) mengatakan, pihaknya sudah 2 hari menutup tempat yang dihuni ratusan ekor kura-kura mengikuti perintah kepala daerah. Sebab, wabah tersebut sangat mengancam kelangsungan hidup masyarakat.

“Kami sadar akan pentingnya pencegahan yang sedang diupayakan pemerintah, bagaimana pun wabah ini sangat membahayakan nyawa,“ ujar Duliman, ditemui di Destinasi Konservasi Kura-kura, di Desa Belawa, Kecamatan Lemahabang, Cirebon, Sabtu (21/3).

Diakui Duliman, pasca penutupan objek wisata, secara otomatis tidak ada pemasukan guna membeli pakan satwa kura-kura langka khas Cirebon tersebut. Pasalnya, kura-kura tersebut membutuhkan pakan berupa daging ayam.

“Kami berharap upaya pemerintah berhasil menangani wabah mematikan ini, karena banyak sektor usaha sangat terdampak, seperti di sini kami mengandalkan penjualan tiket untuk membeli pakan satwa langka kura-kura,“ tutupnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here