Ilustrasi Gojek/Net

rmoljabar Sejumlah kebijakan diambil Gojek demi tetap membantu mitranya yang terdampak kebijakan perusahaan. Salah satu mitranya yakni Golife harus terkena keputusan reorganisasi di tengah Covid-19 yang masih mewabah.

Bekal yang diberikan Gojek berupa peningkatan keterampilan melalui pelatihan online secara gratis. Diharapkan, mitra Golife meningkat secara skill dan meraih pendapatan tambahan saat ini dan di masa depan. Dukungan dari Gojek tersebut merupakan ‘Program Solidaritas Mitra Covid-19’.

Saat town hall meeting yang digelar pada 16 sesi bersama seluruh karyawan, Co-CEO Gojek Kevin Aluwi dan Andre Soelistyo mengumumkan strategi perusahaan untuk memperkuat fokus kepada bisnis inti, yaitu transportasi, pesan-antar makanan dan uang elektronik. Langkah jangka panjang tersebut diambil dalam menghadapi ketidakpastian pandemi Covid-19.

“Kita harus merespons apa yang terjadi di luar sana dan meningkatkan fokus untuk membangun bisnis yang kokoh, lebih efisien yang dapat terus bertahan seiring dengan berjalannya waktu dan tetap relevan dengan kondisi yang ada,” beber Kevin Aluwi dalam suratnya kepada karyawan, Rabu (24/6).

Dua keputusan utama turut diumumkan seiring ditetapkannya strategi tersebut. Pertama, dihentikannya sejumlah layanan non-inti yang terdampak pandemi. Kedua, perampingan struktur perusahaan secara menyeluruh untuk mengoptimalisasi pertumbuhan yang berkesinambungan di masa mendatang.

“Kami memohon maaf sebesar-besarnya kami harus mengambil keputusan sulit untuk kita dapat mengimplementasikan hal ini,” ucap Kevin.

Layanan GoLife yang meliputi layanan GoMassage dan GoClean, serta GoFood Festival yang merupakan jaringan pujasera GoFood di sejumlah lokasi, akan dihentikan. Keputusan tersebut diambil berdasarkan evaluasi dari situasi makro ekonomi dan perubahan perilaku masyarakat yang lebih waspada terhadap aktivitas yang melibatkan kontak fisik ataupun kegiatan yang tidak memungkinkan untuk berjaga jarak.

“Kedua bisnis ini, GoLife dan GoFood Festival membutuhkan interaksi jarak dekat, dan mengalami penurunan permintaan secara signifikan dalam beberapa bulan terakhir seiring dengan pandemi Covid-19. Layanan GoLife sendiri akan berhenti beroperasi pada 27 Juli mendatang,” beber Kevin.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here