TPT Ambrol di Cipicung Purwakarta/RMOLJabar

rmoljabar Cuaca ekstrim dan hujan lebat yang belakangan ini mengguyur Kabupaten Purwakarta, mengakibatkan terjadinya longsor di sejumlah titik di wilayah tersebut. Selain di Kecamatan Jatiluhur dan Sukasari, longsor juga terjadi di wilayah Kecamatan Sukatani, Senin (24/2).

Seperti yang terjadi pada tembok penahan tanah (TPT)  di Kampung Awilega, Desa Cipicung, Kecamatan Sukatani. Pergerakan tanah di lokasi tersebut menyebabkan longsoran tanah nyaris menimpa sebuah bangunan Sekolah Dasar (SD).

Guna mengantisipasi terjdinya longsor susulan sebanyak tiga ruang kelas, yakni ruang kelas empat, lima dan enam yang ada di sekolah tersebut sementara tidak digunakan. Beruntung, tidak ada korban jiwa akibat ambrolnya TPT tersebut.

Dikonfirmasi di tempat kejadian peristiwa (TKP), Kapolres Purwakarta, AKBP Indra Setiawan melalui Kapolsek Sukatani, AKP Budiharto mengatakan, TPT tersebut longsor diduga akibat hujan yang terus mengguyur Desa Cipicung dan sekitarnya sejak dini hingga pagi hari tadi.

“Dari keterangan saksi, terdengar suara menggelegar sebelum TPT tersebut longsor,” kata Budi, Senin (24/2).

Budi mengaku, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk mencari solusi agar peristiwa longsor tersebut tidak menghambat proses kegiatan belajar mengajar siswa di SDN 1 Cipicung.

Dia menyebut, ada tiga ruang kelas yang yang masih bisa digunakan kegiatan belajar mengajar secara bergantian selama TPT jalan desa tersebut kembali dibangun.

“Tidak ada korban jiwa, hanya saja kerugian materi akibat peristiwa ini ditaksir mencapai Rp 300 juta,” pungkasnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here