Tujuh Orang Calon PPK Di Kabupaten Bandung Berafiliasi Kepada Parpol

Tujuh Orang Calon PPK Di Kabupaten Bandung Berafiliasi Kepada Parpol

Bawaslu Kabupaten Bandung menemukan adanya tujuh calon anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk Pilbup Bandung 2020 yang tengah menjalani seleksi berafiliasi dengan partai politik.


 

Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Kabupaten Bandung, Hedi Ardia mengatakan, ketujuh nama calon PPK tersebut karena diketahui ada di Sistem Informasi Partai Politik (Sipol), yang menjadi rujukan KPU saat verifikasi peserta Pemilu.

"Atas hal ini Bawaslu Kabupaten Bandung merekomendasikan kepada KPU Kabupaten Bandung agar mempertimbangkan mereka (tidak) dipilih jadi penyelenggara Pilkada," ujar Hedi kepada wartawan, Senin (10/2).

Hedi menambahkan, selain mendeteksi ketujuh nama tersebut terdapat dalam Sipol, juga ada calon PPK yang adalah mantan Caleg 2019 sebanyak dua orang, di mana satu di antaranya mencalonkan diri di Kabupaten Tasikmalaya.

"Pada prinsipnya ketika nama yang bersangkutan ada di Sipol, sekalipun yang bersangkutan menyangkal merupakan anggota Parpol tapi selama tidak ada surat pengunduran diri secara administrasi dan formalitas yang bersangkutan masih merupakan anggota Parpol," tegasnya.

Hedi berharap, KPU Kabupaten Bandung bisa lebih cermat dalam memilih calon anggota PPK. Bahkan, jika pelamar merupakan bekas anggota PPK di Pemilu 2019, tetapi tidak cakap dalam menjalankan tugas, sebaiknya dipertimbangkan untuk kembali dipercaya.

"Faktor pengalaman bukan segalanya. Yang terpenting itu kapasitas, integritas, dan imparsialitas harus dimiliki oleh seorang penyelenggara," pungkasnya.