Wabah Corona Semakin Meluas, Belanja Online Di Pasar Tradisional Meningkat

Wabah Corona Semakin Meluas, Belanja Online Di Pasar Tradisional Meningkat

Sebagai upaya untuk mencukupi kebutuhan pangan, Pemerintah Kota Bandung menyiapkan pasar online. Hal ini untuk mencegah penyebaran wabah virus corona (Covid-19).


Direktur Utama PD Pasar Bermartabat, Herry Hermawan mengatakan, sejak beroperasi 7 hari lalu, tren pemesanan melalui online mencapai 4.000 transaksi di 23 pasar tradisional. Dengan minimal transaksi sebesar Rp100.000. Bahkan dalam satu hari bisa mencapai 50 orderan.

"Saat PSBB permintaan melalui jalur telepon mungkin bisa mencapai hingga dua kali lipat. Ditambah lagi, sekarang ini permintaan kebutuhan di luar pangan pun sudah mulai bermunculan," tuturnya, Kamis (16/4).

"Kemarin ada tuntutan ditambah komoditas lain, misalnya ada yang minta bantu belanja masker. Dengan belanja hotline akan lebih banyak variasi tidak hanya bahan pangan saja," tambahnya.

Untuk itu, sambung Herry, PD Pasar Bermartabat juga ikut mematangkan persiapan guna mendukung pemberlakukan PSBB di Kota Bandung. Layanan daring ini juga mendapat dukungan dari pedagang yang dinilainya ikut terbantu dalam mendongkrak penjualan.

"Dari sisi pedagang suplainya tercukupi, tapi orang yang belinya tidak ada. Sehingga dengan hotline ini merupakan alternatif buat mereka untuk menghabiskan dagangannya, walaupun belum senormal seperti kemarin. Mereka merespon baik karena kita tidak memungut sepeserpun biaya karena service saja," demikian Herry.