Ilustrasi/Net

rmoljabar Wabah virus corona (covid-19) yang terus meluas ikut mengancam realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Bandung yang ditarget pada tahun 2020.

Pasalnya hampir semua sektor pajak daerah yang menjadi penyumbang utama raihan PAD Pemkab Bandung mulai terdampak seiring adanya pembatasan aktifivitas.

Begitu diungkapkan Kepala Bapenda (Badan Pendapatan Daerah) Kabupaten Bandung Usman Sayogi dalam keterangannya kepada sejumlah wartawan di Soreang, Rabu (25/3) kemarin.

Meski tak dijelaskan lebih detail berapa total penurunan pendapatan ditengah wabah covid-19, Usman telah menyarankan kepada SKPD di Pemkab menghemat pembelanjaan.

“Pembelanjaan ditiap SKPD ya lebih baik diprioritaskan ke hal yang penting saja. Dengan adanya skala prioritas maka APBD bisa terjaga dengan aman,” ungkap Usman.

Secara resmi, Usman pun telah melapor kepada Bupati Bandung terkait kondisi ini dan telah menyarankan semua stakholder mengawasi semua program pekerjaannya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here