Penyerahan dana wakaf untuk pembangunan asrama putri Yayasan Grha Asuh Jabal 165/RMOLJabar

rmoljabar Tidak hanya menyalurkan bantuan di dalam negeri, Wakaf Salman ITB sebagai nazhir resmi (lembaga penghimpun dana wakaf) di Kota Bandung pun menyalurkan bantuan hingga ke berbagai belahan dunia.

 

Di awal 2020 ini, Wakaf Salman memberikan bantuan melalui program pendidikan yakni, pembangunan Asrama Putri untuk siswi Pesantren Yatim Piatu yang berada di bawah naungan Yayasan Grha Asuh Jabal 165 di Jalan Waruga Jaya Gg. Dipalaya IV No. 4, Desa Ciwaruga, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Direktur Wakaf Salman ITB, M Khirzan Noe’man mengatakan, penyerahan bantuan untuk pembangunan asrama putri di Yayasan Grha Asuh Jabal 165 telah ada kesepakatan yang tertuang dalam MoU yang ditandatangani kedua belah pihak pada 5 Februari 2020 lalu. Bahkan, pihaknya pun telah menyalurkan bantuan dana sebesar Rp100 juta dari total bantuan mencapai Rp400 juta.

“Kami berkomitmen mendanai sampai akhir tahun ini Rp400 juta, karena memang ini sudah menjadi tugas kami untuk membantu dan membangun infrastruktur pendidikan, kesehatan, masjid, dan lain-lain,” ucap Khirzan saat ditemui, Jumat (14/2).

Mengingat menyalurkan dana wakaf sebagai tanggung jawab yang besar, dia menerangkan, pihaknya tidak serta merta menyalurkan bantuan begitu saja tetapi pihaknya akan secara selektif melihat terlebih dahulu mulai dari kejelasan tanah wakaf, legalitas kepemilikan tanah, perizinannya, serta memeriksa pengurus maupun managemen calon penerima dana wakaf. Jika beberapa ketentuan tersebut telah jelas dan lengkap, maka bantuan dana wakaf pun akan diberikan dengan amanah.

“Dana wakaf ini tanggung jawab kami menjaga supaya nilainya tidak berkurang sebagaimana yang diamanahkan wakif (donatur) bahwa, dana ini harus berjalan berkelanjutan hingga akhir zaman. Jadi gak boleh sedikitpun ini sampai hilang,” jelasnya.

Menurut Khirzan, tanah wakaf menjadi salah satu ketentuan bagi calon penerima dana wakaf dengan tujuan untuk menghindari permasalahan yang timbul di kemudian hari. Seperti sengketa oleh ahli waris.

“Jadi memang tanah wakaf ini menjadi kunci agar tidak terjadinya sengketa di kemudian hari oleh ahli waris. Ketika itu sudah wakaf dimiliki yayasan, insya Allah aman,” terangnya.

Dipaparkan Khirzan, di 2020 ini penyaluran bantuan dana wakaf tidak hanya di Indonesia saja melainkan sampai ke luar negeri. Untuk di Indonesia sendiri, Wakaf Salman menyalurkan bantuan dana untuk pembangunan asrama putri di Yayasan Grha Asuh Jabal 165, pembangunan masjid Lautze Bandung, serta renovasi Masjid Salman ITB yang sudah lebih dari 20 tahun belum pernah direnovasi.

Sementara di luar negeri, Wakaf Salman menyalurkan bantuan untuk pembangunan masjid di Osaka Jepang serta kerja sama Wakaf Salman dengan Gubernur Jabar untuk penyaluran bantuan dana ke Palestina untuk infrastruktur pendidikan, kesehatan, dan masjid.

“Jadi tahun ini kita bangun dan akhir tahun ada beberapa yang sudah terbangun seperti Masjid Lautze, Asrama Putri Jabal 165. Kalau yang sudah terbangun, salah satunya wakaf produktif berupa kafe di Salman dan di Perhutani,” pungkasnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here