Shalat Idul Adha di salah satu Masjid di Kota Bandung/RMOLJabar

rmoljabar Masjid Assalam, Balonggede Kota Bandung menggelar Shalat Idul Adha 1441 Hijriah secara berjamaah. Namun mengingat pandemi Covid-19 yang masih mewabah, pada pelaksanaan shalat id kali ini para jemaah tetap menggunakan masker.

Selain itu, berdasarkan pantauan Kantor Berita RMOLJabar, tiap shaff antar jemaah diberi tanda. Hal ini dilakukan agar para jemaah tetap jaga jarak untuk menghindari penyebaran virus corona.

Di sisi lain, pihak masjid juga menyediakan tempat cuci tangan, baik itu westafel portable maupun hand sanitizer.

Hal itu dilakukan sesuai dengan surat edaran Wali Kota Bandung bernomor: 451/SE-102.Bag.Kesra, yakni setiap penyelenggaran Shalat Idul Adha wajib melaksanakan protokol kesehatan.

Salah satu jemaah bernama Siti Fatimah (23) mengaku, pada saat pelaksanaan salat idul adha di tengah pandemi ia cukup khawatir. Pasalnya masjid tersebut masih belum menerapkan protokol kesehatan yang baik, yaitu tidak mengecek suhu jemaah.

“Ada (kekhawatiran), soalnya tadi pas masuk engga di cek suhu dulu. Terus di dalem ada jemaah yang batuk-batuk,” ungkapnya, Jumat (31/7).

Perlu diketahui, Pemerintah Kota Bandung sudah mengeluarkan surat edaran yang memperbolehkan masyarakat untuk menggelar Shalat Idul Adha di masjid.

Namun jika salat dilaksanakan di masjid maka hanya diperkenankan diikuti jemaah oleh sekitar 50 persen dari kapasitas masjid. Sedangkan jika dilaksanakan di lapangan, maka jarak antar jemaah harus sekitar 1 meter.

Selain itu, para penyelenggara juga wajib menyediakan fasilitas cuci tangan, sabun, dan hand sanitizer. Selain itu, melaksanakan pengecekan suhu tubuh di pintu masuk lokasi shalat.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here