Jalan Raya Tanjungpura-Rengasdengklok/RMOLJabar

Warga yang melintasi Jalan Raya Tanjungpura-Rengasdengklok, tepatnya di Kelurahan Tunggak Jati, Kecamatan Karawang Barat serta Desa Kalangsari dan Karyasari, Kecamatan Rengasdengklok mengeluhkan kondisi jalan provinsi yang rusak parah.

 

Kondisi jalan yang rusak tersebut telah berlangsung sejak beberapa bulan lalu. Bahkan, saat ini jalan dipenuhi lubang-lubang besar serta retakan-retakan, ditambah bergelombang akibat banyaknya bekas tambalan.

Menghindari kendaraan agar tidak terperosok ke dalam lubang, pengguna jalan pun mesti meliuk-liukan stir mobilnya, sehingga banyak warga yang menjadi korban. Tidak hanya itu, kendaraan bertonase berat dengan ukuran besar pun kerap lalu lalang di jalan tersebut.

“Selain kendaraan yang mengangkut peti kemas jalan juga sempit, kendaraan berat yang hendak melakukan pengiriman ke gudang juga sering melintasi jalan ini,” ungkap Saeful (45) warga Cibuaya, yang saban hari melintasi jalan tersebut, Sabtu (15/02)

Saeful mengatakan, banyak pengguna jalan yang mengeluh serta meminta perbaikan dan penanganan. Sebab, pihak berwenang dalam hal ini Dinas Bina Marga dan Pekerjaan Umum Jawa Barat dinilai lambang menanggapi persoalan tersebut.

“Selama ini perbaikan jalan rusak hanya sebatas tambal sulam, dan setiap tahun hanya pemeliharaan pakai dengan tambal sulam,” ujarnya.

Sementar itu, Asep (50) warga Amansari, Kecamatan Rengasdengklok menilai, kondisi Jalan Raya Tanjungpura-Rengasdengklok tidak hanya harus ditambal sulam, melainkan sudah butuh pengaspalan baru dengan aspal bagus.

“Diperbaiki ada, tapi tambal sulam lagi. Warga berharap, di tahun 2020 ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat ataupun pihak terkait mampu memperbaiki akses jalan yang rusak parah tersebut,” tutur Asep.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here